Piru : Video Cerita Budaya Desaku yang menceritakan tentang budaya Masohi Tutup Atap Baileo Desa Tihulale yang diproduksi Oleh Komunitas Kreasi Film Anak Maluku (KFAM) masuk kategori 60 Film terbaik pilihan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia.

Hal ini dikatakan oleh mantan Pjs Kepala Desa Tihulale Demianus Salawaney kepada ditanya media ini terkait proses lomba Video Cerita Budaya Desaku.

Menurut Salawaney Sesuai dengan Surat Pemberitahuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 2390/F5/KB/2020 pada tanggal 16 November 2020 yang ditujukan kepada Komunitas Kreasi Film Anak Maluku menyatakan bahwa dalam rangka Program Penguatan Desa Pemajuan Kebudayaan tahun 2020, Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan telah melaksanakan kegiatan Lomba Cerita Budaya Desaku.

Di samping itu, kami melihat bahwa karya yang masuk ke panitia semuanya sungguh baik, menarik dan menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, kami bermaksud untuk mengajak desa-desa yang telah mengikuti lomba untuk lebih menyebarluaskan cerita budaya desa.

Dimohon kepada Komunitas Kreasi Film Anak Maluku agar dapat mengirimkan kembali file raw video lomba dengan menambahkan logo Kemendikbud di akhir tayangan video dan menyertakan surat kesediaan publikasi (terlampir). Logo dapat diunduh dari laman www.kemdikbud.go.id

Konten video tersebut akan kami manfaatkan untuk berbagai publikasi baik di media elektronik maupun media sosial.

Untuk itu kami akan menyampaikan dana apresiasi sebagai ucapan terima kasih atas upaya publikasi pemajuan kebudayaan di Indonesia. Pengiriman video dan surat kesediaan dikirimkan paling lambat tanggal 19 November 2020.

Surat yang ditandatangi oleh Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Dr. Restu Gunawan, M.Hum yang dilampirkan nama-anam 60 karya pilihan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia 2390 /F5/KB/2020 Tanggal : 16 November 2020.

“Selain itu, Komunitas Kreasi Film Anak Maluku (KFAM) juga telah mengirim Surat Pernyataan Kesediaan Publikasi Video Cerita Budaya Desaku dari Desa Tihulale yang bersedia untuk mempublikasikan video  Cerita Budaya Desaku melalui Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Memasukkan Logo Kemendikbud yang sesuai standar di akhir tayangan video.
  2. Mengizinkan Kemendikbud mempublikasikan video saya pada berbagai kesempatan dan berbagai media untuk tujuan pendidikan dan kebudayaan, dengan tetap mengakui Hak Cipta pada pencipta video sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
  3. Tidak akan menggugat adanya pelanggaran Hak Cipta dalam rangka publikasi untuk tujuan pendidikan dan kebudayaan.” Jelas Salawaney.

Semua berkas yang diminta oleh Pihak Kementerian sudah dikirim oleh Ketua Komunitas Kreasi Film Anak Maluku untuk kepentingan Publikasi.

“Untuk diketahui, Video Cerita Budaya Desaku Masohi Tutup Atap Baileo Desa Tihulale adalah salah satu karya satu-satunya yang di produksi oleh Komunitas Kreasi Film Anak Maluku dari Kabupaten Seram Bagian Barat yang bersaing dengan 489 karya video lainnya di Indonesia”. Ucap Salawaney

LEAVE A REPLY