Bupati kabupaten seram bagian barat (SBB) Drs.H.Moh.Yasin Payapo membuka kegiatan Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) untuk tingkat Kecamatan dengan tema”pengembangan kompetensi SDM , infrastruktur dan nilai tambah potensi ekonomi lokal , untuk penerunan angka kemiskinan dan kesenjangan antar wilayah ” yang berlangsung di balai pertemuan desa Waimital kecamatan kairatu .rabu 26/02/2020.

Musrenbang perdana untuk membahas program prioritas pembangunan tingkat kecamatan tahun 2021 di anatara nya kecamatan Elpaputi,Kecamatan Amalatu dan kecamatan Kairatu.

Turut hadir bupati SBB Drs.H.Moh.Yasin Payapo,Wakil bupati Timotius Akerina, Sekda SBB Mansur Tuharea, kepala OPD lingkup Pemda ,
Para camat, Kades dan para BPD .

Berdasarkan UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional dan peraturan pelaksanaannya, maka Tiga kecamatan di kabupaten Seram Bagian (SBB), yakni Kecamatan Kairatu, Kecamatan Amalatu dan Kecamatan Elpaputi mengadakan kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan .

Bupati SBB dalam sambutannya mengatakan, musrenbang merupakan forum musyawarah antara para pemangku kepentingan untuk membahas dan meyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas.”Musrenbang adalah forum antar pelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan Daerah Musrenbang diatur dalam Undang-Undang no. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan diatur oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas untuk tingkat nasional dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).” Ujar payapo

Lanjut bupati perkembangan perencanaan partisipatif bermula dari kesadaran bahwa kinerja sebuah prakarsa sangat ditentukan oleh semua pihak yang terkait dengan prakarsa tersebut. “Semua pihak yang terkait selanjutnya dikenal dengan istilah pemangku kepentingan (stakeholders). Komitmen semua pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan program, dan diyakini bahwa besarnya komitmen ini tergantung kepada sejauhmana mereka terlibat dalam proses perencanaan.” Ujar bupati.

LEAVE A REPLY