Kepala sekolah SD Inpres satu, Desa Lisabata kecamatan Taniwel kabupaten seram bagian barat (SBB) Nasarudin Sitania membantah beberapa paket Proyek pembangun sekolah yang mengunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) tahun 2019 di kerjakan oleh pihak ketiga seperti di muat oleh salah satu media online pada sabtu dini hari 02/11/2019.

Menurut kepsek apa yang di beritakan oleh salah satu media online tersebut adalah berita Hoax alias berita tidak benar, pasalnya semua Proyek bangunan sekolah SD inpres 1 Lisabata yang bersumber dari dana DAK tahun 2019 di kerjakan oleh pihak sekolah yang bekerja sama dengan komite .
” Jadi kalau ada informasi bahwa proyek yang bersumber dari dana DAK SD Inpres 1 lisabata di kerjakan oleh pihak ketiga itu tidak benar atau bohong, kami sendiri yang kerjakan proyeknya,dan saya sebagai penanggung jawab proyek tersebut.” Ujar sitania kepada media ini saat di konfirmasi Lewat telepon selulernya.sabtu 02/11/2019.

Di singgung soal keterlibatan ketua Bawaslu kabupaten seram bagian barat (SBB) Hijran Tankota dalam proyek DAK tersebut kepsek mejelaskan bahwa Hijran Tankota merupakan pengurus komite SD Inpres Satu Lisabata yang juga ikut mengalami pekerjaan tersebut.”
Pak Hijran kan Pengurus komite, jadi beliau juga bersama -sama mengawal proyek ini, dan semua pekerjaan itu di kerjakan oleh pihak sekolah tidak ada pihak ketiga ” .jelas Sitania.

LEAVE A REPLY