BUANO-Tak lama lagi liburan akan tiba. Coba bayangkan, saat berlibur anda dapat duduk santai sendirian di sebuah pulau dengan pantai berpasir putih, sambil menikmati birunya langit dan riaknya ombak tanpa terbabani target pekerjaan dan terbebas dari jenuhnya rutinitas yang membosankan.

Untuk dunia modern yang sangat dinamis saat ini membayangkan hal seperti di atas, laksana memimpikan kemewahan yang sukar di wujudkan. Tapi mimpi itu bisa jadi kenyataan ketika anda menjejakkan kaki di Pulau Nusatea yang terletak di sebelah barat daya Pulau Buano Kecamatan Waisala, Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku.

Pulau Nusatea menawarkan kenyamanan dan ketenangan buat anda yang ingin bersantai sambil menikmati kesendirian.

Pulau yang diberi nama alias Pulau Sandiri (sendiri) oleh masyarakat sekitar ini, masih berada dalam kawasan selat Valentine, tepatnya di bagian barat pintu keluar selat, sehingga disaat kita selesai menyusuri indahnya selat Valentine kita dapat beristirahat sekaligus menikmati indah pesonanya dengan berlabuh di pulau ini.

Tampak pintu keluar selat Valentine melatarbelakangi indahnya pantai yang memiliki gradasi warna yang memanjakan mata di pulau ini.

Dengan luas kurang lebih 8 hektar, pulau ini memiliki bukan hanya satu, tapi tiga sekaligus pantai berpasir putih di sisi-sisi pulau yang berbeda dan bebas anda pilih untuk dinikmati. Tiap pantai ini terpisahkan oleh tebing-tebing batu karang yang berdiri kokoh dan menambah eksotis pulau tak berpenghuni, namun sering dijadikan nelayan sekitar sebagai tempat persinggahan dan beristirahat ini.

Tampilan pulau Nusatea dari atas dengan tiga pantai berpasir putihnya yang indah, di aplikasi Google Earth.

Seperti kebanyakan daerah di timur Indonesia, maka waktu terbaik untuk datang berkunjung disini adalah diantara bulan Oktober hingga Maret, ketika cuaca panas dan kering sehingga nyaman untuk bersantai. Namun demikian, di musim penghujan antara Mei hingga Agustus, temperatur di sini masih relatif hangat dan hujan biasanya hanya berlangsung selama beberapa jam, sehingga masih bisa berkunjung.

Hamparan pasir putih yang menghiasi bibir pantai.

Selain hamparan pantai berpasir putih yang sehalus susu bubuk, pulau ini juga menawarkan panorama bawah laut yang memikat. Terumbu karang yang terhampar mengelilingi pantai dapat anda nikmati sepuasnya baik dengan cara snorkeling ataupun diving.

Laut yang jernih membuat aktifitas snorkeling nyaman dilakukan di pulau ini.

Karena masih dalam satu kawasan dengan selat Valentine maka akses bagi para pengunjung yang ingin datang ke sini, dapat memulai dari kota Piru (ibukota kabupaten Seram Bagian Barat) yang sudah punya hotel Amboina sebagai hotel berbintang tiga yang nyaman digunakan sebagai akomodasi.

Dari sana perjalanan dilalui melalui darat ke pelabuhan laut di Dusun Pelita Jaya, atau Dusun Masika Jaya, atau Desa Waisala maupun di Desa Soleh. Pengunjung kemudian dapat menggunakan kendaraan air sewaan seperti Speedboat atau perahu bermotor dengan kapasitas 6 hingga maksimal 15 orang untuk dapat pulang dan pergi ke lokasi ini dengan membayar biaya sewa 1 hingga 2 juta rupiah.

Oh iya terakhir, karena tergolong sebagai daerah terpencil, maka biasanya akan sangat menguras tenaga, ketika kita berpetualang di Pulau seperti ini. Oleh karena itu, jangan lupa membawa makan dan minuman sendiri, untuk membantu anda menambah dan memulihkan energi selama liburan, sebab disana belum ada penginapan ataupun cottage.

Tapi bila anda yang punya hobi mancing, bisa membawa serta alat pancing anda karena laut disekitar pulau pun sering dijadikan spot (titik) memancing oleh nelayan sehingga selain dapat menyalurkan kesenangan anda memancing ikan, hasil tangkapannya pun nantinya dapat anda jadikan lauk untuk dikonsumsi.

Pengunjung yang tampak sedang menikmati hasil tangkapan mancingnya.

Jangan lupa juga untuk membawa obat-obatan P3K, berjaga-jaga jika kita mengalami luka ringan disepanjang perjalanan. Benda-benda lain yang juga tak kalah penting untuk masuk dalam tas antara lain krim tabir surya, dry bag, dan juga hammock portable (ayunan tidur gantung) bagi yang ingin bersantai dengan lebih tenang sembari menikmati hangatnya sinar matahari.

Jadi mari buat anda yang sedang mencari alternatif destinasi liburan baru, tapi masih kebingungan mau kemana, ayo datang saja ke Pulau Nusatea alias Pulau Sandiri ini dan jadikan liburan anda liburan yang berkesan dan tak terlupakan.

Selamat berlibur !

1 COMMENT

LEAVE A REPLY